3 Tips Membuat Konversi Landing Page Tinggi

Landing Page CTATahukah Anda bahwa dari sebuah research digital marketing ditemukan bahwa website perusahaan yang menambah lebih banyak jumlah landing page dari 10 menjadi 15 mendapatkan leads 55% jauh lebih besar. Dan tentunya selain faktor jumlah, bentuk layout sebuah landing page mempengaruhi besarnya konvesri traffic menjadi leads.

Landing page adalah bagian yang penting untuk mengumpulkan lead dalam sebuah strategi inbound marketing yang sukses. Setiap inbound marketing campaign yang Anda buat haruslah mengarahkan dengan baik pengunjung website ke sebuah landing pages dan mengubah sebanyak mungkin mereka menjadi leads. Untuk meningkatkan konversi dari traffic menjadi leads ini Anda wajib membuat landing pages yang menarik.

Anda tentu tahu kalau membuat design sebuah landing pages dengan konversi yang tinggi merupakan sebuah tantangan tersendiri, apalagi jika Anda tidak terlalu mahir dalam hal design. Dan untuk membantu Anda membangun halaman landing page yang memiliki konversi, pada tulisan kali ini akan dibahas beberapa tips dalam mendesain landing page dengan konversi tinggi.

Inilah 3 Cara Membuat Landing Page Dengan Konversi Tinggi

1. Buatlah langsung “To-The-Point”
Pada umumnya orang cenderung menghindari membaca halaman website yang terlalu panjang penuh tulisan. Kecenderungan orang hanya akan scroll secara cepat halaman yang panjang itu dan mencari poin-poin yang mereka anggap penting saja untuk dibaca.

Untuk itu ketika membuat sebuah landing page, buatlah yang langsung menunjukkan pesan inti yang ingin disampaikan. Setiap orang yang membuka landing page Anda tentunya datang dengan alasan atau pertanyaan, jadi pastikan landing page Anda memuat informasi yang benar-benar mereka butuhkan dengan sejelas-jelasnya bagaimana bisnis Anda dapat membantu dan memberikan manfaat kepada meraka.

Manfaatkanlah struktur header dan sub-header agar informasi pada landing page tertata dengan rapid an memperjelas pesan yang ingin Anda sampaikan. Manfaatkan juga format penulisan lainnnya seperti; pointer, bold dan italic.

2. Gunakan warna yang menarik.
Anda harus dapat selalu memastikan unsur call-to-action (CTA) pada landing page yang Anda buat benar-benar menonjol pada halaman tersebut. Contohnya ketika Anda meminta pengunjung landing page Anda mengisi data nama dan email pastikan mereka dengan mudah melihat tombol “submit” yang Anda buat agar mereka tahu apa yang perlu dilakukan. Dengan menggunakan perpaduan warna yang benar akan membuat elemen-elemen CTA menjadi mencolok dan mengundang perhatian pengunjung website.

3. Berikan unsur social proof.
Untuk meningkatkan kredibilitas landing page Anda bisa menambahkan unsur social proof untuk membantu meningkatkan konversi. Social proof dapat berupa testimony dari orang yang berpengaruh di industri yang Anda geluti, embed twit dari konsumen yang puas dengan bisnis Anda, atau jika Anda sudah memiliki audience yang cukup banyak di social media Anda bisa pasang tombol social media yang menunjukkan jumlah followers Anda.

Faktor social proof akan mengurangi keraguan pengunjung landing page Anda yang tentunya akan berdampak positif pada peningkatan konversi.

Landing page merupakan halaman pada website Anda yang penting untuk mengumpulkan lebih banyak leads bagi bisnis Anda. Apakah Anda sudah menerapkan 3 tips di atas atau bila Anda memiliki pengalaman lainnya dalam membuat sebuah landing page dengan tingkat konversi yang tinggi, Anda dapat membaginya dengan memberikan komentar pada tulisan ini. 🙂

Posted in:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *