6 Rahasia Optimasi Konversi (Bagian 2)

Rahasia Optimasi KonversiTulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya yang berjudul “Rahasia Website Dengan Tingkat Konversi Tinggi (Bagian 1)”.

Untuk mengoptimalkan konversi pada website Anda, diperlukan metode – metode yang tersistem dan terukur. Tidak ada trik khusus untuk menebak-nebak apa yang benar-benar efektif.

Berikut ini ada 9 kunci rahasia untuk membantu Anda mencapai tingakt konversi seperti seperti website lain yang telah sukses. Kunci utama dari rahasia di bawah ini adalah bagaimana Anda mengolahnya dan menerapkannya menjadi strategi marketing yang spesifik untuk usaha Anda.

1. Buatlah Strategi Berdasar Informasi Bukan Asumsi
Anda perlu meluangkan waktu khusus untuk merancang strategy untuk meningkatkan penjualan dengan website Anda. Menentukan capaian-capaian jangka pangjang dan metode-metode yang Anda gunakan untuk mengukurnya.

Perlu diingat untuk jangan bermain dengan asumsi karena dapat membunuh bisnis Anda. Disinilah pentingnya pengukuran untuk temukan bagian dari sistem bisnis Anda yang tidak berperforma dengan optimal dan mencari tahu penyebabnya.
Dan untuk mengetahui apa yang pelanggan Anda benar-benar inginkan dan menyinergikannya dengan strategi bisnis Anda, cobalah untuk membaur dengan mereka. Gunakanlah sudut pandang pelanggan untuk menilai seberapa besar manfaat website Anda bagi pelanggan Anda. Sebagai tambahan mintalah juga saran kepada orang yang tidak Anda kenal dan kumpulkan masukan dari mereka.

Dari informasi yang Anda kumpulkan tentukanlah apa yang benar-benar harus Anda lakukan untuk mengoptimasi website dan apa yang seharusnya tidak Anda lalukan.

2. Buatlah Pola
Anda sebaiknya membuatkan sebuah pola untuk pengunjung website Anda. Pola tersebut bisa Anda mulai dari merencanakan landing page, menavigasi pengunjung ke halaman-halaman lain, hingga memandu pengunjung menjadi konversi penjulan.

3. Evaluasi
Jika pola navigasi yang Anda rancang untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli tidak berfungsi efektif lakukanlah evaluasi. Sekali lagi jangan gunakan asumsi, gunakanlah data-data dari website analytics yang terdapat pada website Anda.

Minimal Anda harus mengevaluasi 3 hal ini:

A. Siapa saja pengunjung website Anda?
B. Di area manakah mereka menemukan kesulitan mengakses website Anda?
C. Apakah keberatan mereka sehingga tidak membeli dari Anda?

Dengan tiga pertanyaan tadi cobalah temukan penyebab traffic website Anda tidak mendatangkan penjulan bagi Anda.

4. Pahami Pasar & Pesaing Anda
Anda perlu untuk mengenal siapa saja pesaing Anda baik di dunia offline maupun online. Cari tahu apa yang mereka tawarkan namun Anda belum memilikinya. Cari tahu juga bagiaman mana orang-orang membicarakan brand Anda baik di social media maupun di website-website review dan forum.

Dengan menemukan data diatas Anda dapat memperkokoh kekuatan bisnis Anda dalam bersaing dengan kompetitor.

5. Komunikasikan Daya Tarik Produk / Jasa Anda
Temukan apa yang ada di dalam bisnis Anda yang paling bisa diandalkan untuk menjadi daya tarik untuk mendatangkan konsumen potensial bagi Anda. Pastikan daya tarik tersebut tersampaikan dengan baik kepada konsumen.

6. Pilah Mana Yang Efektif Dan Yang Tidak
Lakukan A/B split testing pada website Anda. Tes ini akan membantu Anda menemukan kompisis yang tepat untuk landing page Anda sehingga menghasilkan lebih banyak konversi. Pertahankan setiap halaman website yang efektif mendatangkan konversi dan perbaiki halaman yang masih belum optimal.

Untuk mendapatkan hasil konversi yang maksimal tentunya diperlukan waktu dan usaha. Keenam hal diatas dapat memperkaya strategi conversion rate optimization yang akan Anda terapkan. Jika Anda memiliki ide-ide lain tentang bagaimana cara mengoptimasi konversi sebuah website, dengan senang hati kami sarankan Anda untuk menuliskannya pada kolom komentar di tulisan ini.

Posted in:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *